Pendidikan Sejak Dini [Pendidikan dan Dakwah Keagamaan]

 [ Artikel Opini ]


[ 28 Juli 2020 - Mengajar Tahsin, PAI kepada adik-adik RW 2 - Sialang Munggu ]

Kehidupan yang kita jalani tanpa adanya pemahaman mengenai syariat Islam adalah kehidupan yang hampa. Tidak beraturan dan tidak memiliki landasan. Itulah mengapa, masa depan bangsa ada pada anak muda. Ingin melihat masa depan bangsa? Lihat anak muda. Saat syariat agama dilanggar, membebaskan sesuatu yang jelas-jelas merusak moral bangsa, dan hidup dalam 'ketidak-apa-apaan' akan menjadi cerminan bagaimana bangsa ini di masa depan. "Tidak apa-apa, masa muda ini kita nikmati saja dulu. Main-main saja dulu. Nakal saja dulu. Kalau sudah tua gak bisa main sana-sini". 'Ketidak-apa-apaan' itu yang terkadang membuat kita tidak bisa keluar dari zona nyaman. Merasa semuanya baik-baik saja. 

Untuk bisa menjadi tidak sama dengan kebanyakan anak muda, berat. Mencoba mengendalikan diri untuk tetap bisa bertahan pada prinsip hidup juga memiliki banyak rintangan. Sebagaimana ingin bebas namun lagi-lagi berpikir 'kebebasanku' dan 'kebebasannya' jelas berbeda. Peraturanku dan peraturannya juga tidak sama. Kecuali jika kita memang satu frekuensi.

Hal penting yang harus selalu diingat bahwa kehidupan kita tidak akan bertahan lama. Bagaimana jika kita terlalu santai dan tidak memberikan contoh yang benar kepada generasi selanjutnya? Tidak memberikan pendidikan mengenai mana yang benar dan mana yang salah. Menjelaskan bahwa berbuat curang merupakan tindakan yang tidak benar merupakan suatu keharusan, walau memang anak-anak, adik-adik kita belum sepenuhnya mengerti. Itulah mengapa harus ada contoh yang bisa mereka ikuti, yaitu dirimu. Siapapun, yang merasa bertanggung jawab untuk masa depan bangsa harus bisa memberikan contoh yang benar. Tidak hanya contoh untuk yang lainnya, tapi juga untuk diri sendiri. 

Memang tidak ada manusia yang sempurna. Tapi akan selalu ada cara untuk berusaha dan bertahan menjadi benar. Benarmu mungkin akan terus disudutkan, dibenci, dihindari dan bahkan dihancurkan. Kemampuan yang kita miliki sejujurnya bisa membawa kita pada posisi tertinggi. Berkuasa dan menegakkan kebenaran, dan kejujuran. Namun apalah daya, 'benar' mu tidak sama dengan 'benar' mereka. Posisimu akan terus digoyang sampai kapan pun. Kita tidak akan diberikan ruang untuk berada di atas karena mereka akan takut jika kebenaran ditegakkan maka mereka tidak bisa bebas. Mereka tidak lagi bisa membuat kwitansi palsu, curang, tidak bisa menilap uang, bebas bercampur dengan lawan jenis, dsb.

Menanamkan pengetahuan tentang Islam sejak dini merupakan hal yang wajib bagi kita untuk masa depan yang baik. 

Nama: Azizah (11743201227)
Jurusan: Ilmu Komunikasi
KKN-DR Plus 126
DPL: Idria Maita, S.Kom., M.Sc
Bidang: Pendidikan dan Dakwah Keagamaan

Komentar

Posting Komentar